TeknoVue, Jakarta РCBN selaku salah satu internet provider ternama di Indonesia bersama IDC Indonesia menggelar sebuah acara kopi darat yang dihadiri oleh sekitar 1500 pekerja admin yang kerap dipanggil OpisBoy. Acara yang menurut kabar diselenggarakan secara diam-diam ini diadakan pada tanggal 13 Januari 2017 bertempat pada Empirica SCBD. Acara yang diselenggarakan bertemakan Gathering OpenIXP yang ternyata terbesar se-Asia Tenggara.

OpenIXP sendiri memiliki keunikan di mana para perusahaan yang memiliki web server dan para provider se-Indonesia saling terhubung satu sama lainnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan kecepatan transfer data. Johar Alam Rangkuti, selaku Komisaris PT. IDC Indonesia mengatakan bahwa OpenIXP dibentuk atas dasar kebaikan dari setiap perusahaan, karena tidak membutuhkan biaya besar serta dikerjakan oleh admin-admin dari berbagai perusahaan dengan sekitar 735 Autonomous System Numbers (ASN). Johar sendiri mengaku tidak menarik biaya dan saat ada permasalahan pada OpenIXP, maka para admin yang tergabung akan gotong royong membantu menyelesaikan masalah tersebut.

OpenIXP sendiri sudah memiliki lalu lintas transfer data tertinggi pada tahun 2016 lalu sebesar 277 GB. Jika diasumsikan koneksi 1 Mbps adalah $100 perbulan, maka traffic 277 GB tersebut akan memakan biaya US$27.000.000 per bulan atau sekitar Rp. 4,4 trilyun! Oleh karena interkoneksi OpenIXP gratis, hal ini bisa diartikan bahwa OpenIXP sendiri telah berkontribusi kepada Indonesia sebesar 4,4 trilyun rupiah.

OpenIXP sendiri juga merupakan internet exchange nomer tiga terbesar di dunia dan nomor satu di Asia Pasifik. OpenIXP juga membantu meningkatkan kecepatan internet di Indonesia yang pada Q1 2016 menjadi 110 Mbps pada kecepatan tertingginya. Terakhir, OpenIXP juga ikut andil meningkatkan ranking GDP Indonesia ke 16 besar di dunia.

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini