Kamera

Smartphone Xiaomi Redmi Note 4 tentunya dilengkapi dengan kamera pada sisi depan dan belakangnya. Satu hal yang unik adalah perangkat yang TeknoVue dapatkan kali ini memiliki sensor yang sama dengan Xiaomi Mi5s Plus, yaitu Sony IMX258. Sayangnya, tanpa tweaking tertentu dan lensa yang benar, hasil keduanya akan cukup jauh berbeda. Walaupun begitu, hasil kamera dari Sony IMX258 memang mengungguli Xiaomi Redmi Note 4 yang menggunakan Samsung ISOCELL. Setidaknya dari sisi ketajaman dan noise yang muncul.

Saat mengambil gambar dnegan cahaya yang cukup maupun kurang cahaya, kamera dari Redmi Note 4 dengan sensor Sony IMX258 memang lebih baik dari ISOCELL. Sayangnya dalam ruangan yang cahayanya kurang, hasil foto menjadi mirip dengan lukisan cat air. Hal ini mungkin merupakan algoritma denoise yang ada pada kamera Xiaomi Redmi Note 4.

Berikut adalah hasil dari kamera belakangnya.

Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang 2Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang 3Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang kXiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang kXiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang kXiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang kXiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Belakang

Kamera depannya tidak memiliki perbedaan dengan versi Redmi Note 4 Mediatek, karena sama-sama menggunakan sensor Samsung ISOCELL S5K5E8. Hasilnya memang cukup baik untuk melakukan selfie dan wefie pada cahaya yang cukup.

Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Depan (2)Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Depan (3)Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Depan (4)Xiaomi Redmi Note 4 SD - Hasil Kamera Depan
Pengujian

Pengujian kali ini dilakukan dengan fokus untuk membandingkan kinerja antara Redmi Note 4 Mediatek dengan Snapdragon. Secara tidak langsung, pengujian ini juga menggambarkan SoC Mediatek Helio X20 melawan Qualcomm Snapdragon 625. Oleh karena itu, hasil pengujian dari Redmi Note 4 Mediatek sebelumnya kembali kami hadirkan.

Helio X20 memiliki dua buah core CPU kencang dari ARM dengan Cortex A72. Dilain pihak, Snapdragon 625 yang menggunakan delapan core Cortex A53 tidak menggunakan arsitektur big.LITTLE, sehingga sebuah aplikasi atau game yang mendukung dapat menggunakan kedelapan inti prosesor secara bersamaan. Pada pengujian kali ini juga terlihat bagaimana ARM Mali T-880 MP4 bersaing dengan Adreno 506.

3DMark

PCMark

MobileXPRT

Antutu 6

GeekBench 4

A1 SD Bench

BatteryXPRT

TeknoVue sendiri sudah melakukan pengujian dengan menggunakan aplikasi BatteryXPRT. Mengapa BatteryXPRT? Karena aplikasi yang satu ini dapat menguji baterai smartphone mirip dengan penggunaan sehari-hari. TeknoVue tidak melakukan pengujian saat smartphone berada dalam kondisi menyala tanpa henti atau yang sering disebut dengan Screen On Time.

BatteryXPRT sendiri mengatakan bahwa smartphone Xiaomi Redmi Note 4 Snapdragon dengan baterai 4100 mAh ini dapat bertahan sampai dengan 44,4 jam. Hal ini berarti Xiaomi Redmi Note 4 dapat digunakan lebih dari dua hari dan pencapaiannya jauh lebih baik dari sang pendahulu, Xiaomi Redmi Note 3 Kenzo yang mampu meraih 34,1 jam dan Redmi Note 4 Mediatek yang meraih 26.7 jam. Hal ini tentu saja dapat dicapai oleh Snapdragon 625 karena proses pabrikasinya yang menggunakan 14 nm.

<<Halaman Sebelumnya: Pembukaan   Halaman Selanjutnya: Kesimpulan>>

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini