Pengujian

Spesifikasi yang digunakan oleh Vivo V7+ dan Vivo V9 adalah sama. Sehingga kinerja antara keduanya akan mirip. Keduanya menggunakan Snapdragon 450, yang secara clock hanya berbeda 200 MHz dari Snapdragon 625. Dengan proses pabrikasi 14nm, tentunya kedua smartphone ini memiliki prosesor yang irit terhadap penggunaan baterai. Dengan menggunakan SoC ini, Vivo V9 pun tidak perlu diragukan untuk menjalankan beberapa aplikasi dan game.

Pada pengujian kali ini, kami kembali menghadirkan smartphone dari Vivo sendiri dengan Vivo V7 yang sudah terlebih dahulu diluncurkan. Hal ini tentu saja untuk membandingkan kinerja smartphone yang ada dengan benchmark yang sudah kami tentukan. Benchmark-benchmark tersebut dapat dengan gratis diperoleh di Google Play Store.

3DMarks

GeekBench 4

MobileXPRT 2015

PCMark Android

Antutu 6 dan 7

A1 SD Bench

BatteryXPRT

TeknoVue sendiri sudah melakukan pengujian dengan menggunakan aplikasi BatteryXPRT. Mengapa BatteryXPRT? Karena aplikasi yang satu ini dapat menguji baterai smartphone mirip dengan penggunaan sehari-hari. TeknoVue tidak melakukan pengujian saat smartphone berada dalam kondisi menyala tanpa henti atau yang sering disebut dengan Screen On Time.

BatteryXPRT sendiri mengatakan bahwa smartphone dengan baterai 3260 mAh  ini dapat bertahan sampai dengan 14,7 jam. Hal ini tentu membuat Vivo V9 terlihat lebih boros dari V7 Plus. Hal tersebut bisa juga disebabkan oleh resolusi dan dimensi layar yang dimiliki oleh V9 lebih tinggi dari V7 Plus. Perangkat ini juga cocok untuk mereka yang ingin memiliki smartphone yang dapat bertahan seharian.

1. Pembukaan

2. Desain, Jaringan, Kamera

3. Benchmark dan Baterai

4. Kesimpulan

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini