TeknoVue – Siapa yang belum mendengar tentang hape ghoib ini? Yap, saat ini ASUS Zenfone Max Pro M1 sudah akrab dipanggil dengan hape ghoib. Tentu saja hal tersebut dikarenakan smartphone yang satu ini cukup sulit untuk ditemukan di pasaran. Saat ditemukan, banyak sekali yang menjualnya dengan harga versi tengkulak. Mengapa?

Banyak yang mengira bahwa ASUS tidak serius dalam menjual smartphone yang satu ini. Selain itu, banyak sekali yang mengatakan bahwa setiap flash sale, barang yang tersedia hanya sebanyak ratusan buah. Ada juga yang mengatakan bahwa semua diborong oleh para reseller sehingga mereka bisa menjual lagi dengan harga yang tinggi. Bayangkan, banyak lowongan pekerjaan hanya untuk membeli smartphone ini pada flash sale dan per unit akan diberikan honor Rp. 50.000 – 100.000!

ASUS Zenfone Max Pro M1 sendiri merupakan smartphone pertama di Indonesia yang diproduksi dengan menggunakan sistem Complete Knock Down. Artinya bahwa smartphone ini dirakit di Indonesia mulai dari penyolderan mainboard-nya sampai menjadi sebuah smartphone yang lengkap. Hal ini menandakan bahwa ASUS sendiri memiliki investasi yang besar guna memenuhi tingkat kandungan dalam negeri. Dan hal ini seharusnya membuat smartphone buatan ASUS menjadi lebih mahal, karena memang biaya investasi yang tinggi pula. Selain itu, hal ini pula yang membuat waktu produksi per unitnya lebih lama dibandingkan dengan smartphone lain yang sudah memasok board yang sudah terpasang SoC dan chip lainnya.

ASUS Zenfone Max PRo M1 VS

Saat ini, ASUS Zenfone Max Pro M1 sudah beredar dengan dua jenis, versi 3/32 dan 4/64. Keduanya memiliki spesifikasi yang sama, termasuk kameranya yang memiliki resolusi 13 megapiksel. Yang membedakan hanyalah kapasitas RAM dan storage internal. Sedangkan yang versi 6/64 kemungkinan besar akan tersedia pada akhir Juli 2018, akan mengusung kamera yang berbeda. Jadi, membandingkan kamera dari kedua smartphone tentu tidak diperlukan.

Nah, dengan sudah tersedianya smartphone ASUS Zenfone Max Pro M1 dengan kapsitas 3/32 dan 4/64, tentunya banyak yang bertanya: lebih baik mana kinerja di antara keduanya? Apakah dengan beda kapasitas RAM mampu meningkatkan kinerja smartphone tersebut? Sebelumnya mari kita lirik terlebih dahulu spesifikasi sederhana kedua smartphone ini

Max Pro M1 3/32 Max Pro M1 4/64
SoC Snapdragon 636
CPU Snapdragon Kryo 260 (4×1.6 GHz Kryo 260 LP + 4×1.8 GHz Kryo 260 HP)
RAM 3 GB 4 GB
Z-RAM 511 MB
Storage 32 GB 64 GB

1. Pembukaan

2. Pengujian

3. Kesimpulan

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini