Kesimpulan: Beli yang mana?

Dengan munculnya ASUS Zenfone Max Pro M1 yang memiliki harga di bawah tiga juta rupiah, membuat pasar smartphone untuk bermain game menjadi lebih terjangkau. Snapdragon 636 saat ini sudah mampu menjalankan game berat seperti PUBG Mobile, ARK: Survivor, dan lainnya dengan cukup baik. Sayang memang, bug yang masih menjalar pada smartphone yang satu ini merupakan bawaan dari Android Oreo 8.1: multitouch bug yang bakal dibenahi pada saat ASUS mengeluarkan firmware baru yang membawa security patch bulan Juni.

ASUS Zenfone Max Pro M1 dengan RAM 3 GB sendiri sudah lebih dari mumpuni dalam bermain game-game yang telah disebutkan di atas. Kami sendiri selalu bermain game PUBG Mobile dengan setting HDR dan Extreme Frame Rate tanpa menemukan masalah yang berarti. Sayang memang, sepertinya dalam bermain game, storage internal 32 GB masih terasa kurang. Hal ini disebabkan sudah banyaknya game yang membutuhkan ruang internal lebih dari 1,5 GB.

ASUS Zenfone Max PRo M1 VS

Dengan alasan tersebut, tentu saja seri 64 GB menjadi pilihan. Dengan ruang yang lebih besar, pilihan dalam melakukan instalasi game juga menjadi lebih banyak. Namun yang harus diperhatikan adalah semakin banyak melakukan instalasi aplikasi dan game, tentu saja menambah beban sistem sehingga akan menurunkan kinerja smartphone.

Dengan beda RAM 1 GB, tentu saja membuat beban sistem lebih ringan. Walaupun begitu, kami tidak menemukan penurunan kinerja secara signifikan pada saat melakukan instalasi beberapa game sampai ruang storage tersisa hanya 600-an MB saja. Akan tetapi, hasil pengujian memang membuktikan bahwa ASUS Zenfone Max Pro M1 4/64 memiliki kinerja yang sedikit (dapat dikatakan sangat sedikit) lebih kencang dibandingkan dengan versi 3/32.

Dengan harga yang terpaut sekitar Rp. 600.000, pilihan kembali kepada para konsumen. Bagi yang memiliki dana pas-pasan, ambil saja Zenfone Max Pro M1 dengan RAM 3 GB, karena sampai saat ini kami belum menemukan masalah sama sekali. Akan tetapi jika Anda menginginkan storage yang lebih besar, ambil saja versi 4/64 karena bisa menampung lebih banyak game. Secara keseluruhan, kedua smartphone ini layak untuk dibeli.

Jika Anda bukan seorang gamer, kedua spesifikasi sangat baik untuk digunakan saat melakukan editing video. Apalagi, ISP dari Qualcomm ini sudah sangat baik dalam melakukan manajemen memori dalam mengambil gambar 4K. Jadi, smartphone ini juga sangat cocok digunakan untuk bekerja.

1. Pembukaan

2. Pengujian

3. Kesimpulan

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini