17 April 2024

TeknoVue

Just Another Review Site…..

Hati-hati! Situs Berbahaya Ini Sering Dikunjungi Anak-Anak!

3 min read
Rata-rata, anak-anak di seluruh dunia lebih jarang berkomunikasi, bermain dan mengakses konten dewasa melalui komputer

TeknoVue, Jakarta – Kaspersky Lab menerbitkan laporan terbaru mengenai aktivitas anak-anak di seluruh dunia dalam menggunakan komputer. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekarang ini, rata-rata, anak-anak di seluruh dunia lebih jarang berkomunikasi, bermain dan mengakses konten dewasa melalui komputer jika dibandingkan tahun lalu, namun mereka lebih sering membuka situs web yang memberikan informasi tentang narkoba, alkohol dan tembakau. Topik terakhir ini sangat diminati oleh anak-anak di Amerika Utara, Oceania dan Eropa Barat.

Laporan tersebut, mencakup periode 12 bulan dari Mei 2016 sampai April 2017, menunjukkan statistik anonim dari solusi Kaspersky Lab untuk PC Windows dan Mac dengan modul Parental Control diaktifkan, dan menunjukkan data mengenai kunjungan atau percobaan kunjungan ke situs web dengan konten yang berpotensi membahayakan, termasuk satu dari tujuh kategori preset paling populer* seperti situs komunikasi; alkohol, tembakau, narkotika; gim komputer, perangkat lunak, audio, video; e-Commerce; bahasa eksplisit; konten dewasa.
Untuk periode ini, 61% anak-anak membuka situs komunikasi (seperti media sosial, perpesanan, atau e-mail, apabila dibandingkan dengan 12 bulan sebelumnya (Mei 2015 sampai April 2016) yang sebanyak 67%. Gim komputer turun menjadi 9% dari 11%, dan situs dewasa saat ini mencapai 1,2% dan bukan 1,5%. Sementara itu, kunjungan ke halaman yang berisi informasi tentang narkoba, alkohol dan tembakau sekarang mencakup 14% pendeteksian, meskipun jumlahnya hanya 9% dalam periode pelaporan sebelumnya. Minat membuka halaman yang memiliki software, audio dan video juga meningkat: 6% vs 3%.
“Kami melihat adanya perubahan besar dalam aktivitas online anak-anak dari komputer ke perangkat mobile. Sekarang anak-anak hanya menggunakan komputer untuk mengunjungi situs web yang tidak memiliki aplikasi seluler yang setara atau lebih mudah dilihat di layar yang lebih besar. Ini mungkin menjelaskan mengapa proporsi mengunjungi situs web komunikasi di komputer mengalami penurunan, sementara proporsi situs webdengan konten ‘alkohol, tembakau, narkotika’ semakin meningkat. Penurunan proporsi situs gim bukan berarti lebih sedikit anak-anak yang bermain gim komputer; tetapi mereka cenderung memilih beberapa situs dan tetap bermain di situs tersebut, dan bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk memainkannya,ungkap Anna Larkina, Web-content Analysis Expert di Kaspersky Lab.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa anak-anak yang paling suka berkomunikasi tinggal di kawasan Arab di mana terdeteksi sebanyak 89% menggunakan situs komunikasi. Sementara, anak-anak di Amerika Utara yang menggunakan komputer untuk tujuan ini terdeteksi hanya sebanyak 28%. Situs tentang narkotika, alkohol dan tembakau paling populer di Amerika Utara (32%), Oceania (30%) dan Eropa Barat (26%), sementara anak-anak dari kawasan Arab sangat jarang membuka situs ini – hanya 3%. Kategori gim komputer mengikuti pola yang sama: situs ini paling populer di Amerika Utara (20%), Oceania (20%), Eropa Barat (18%) dan tidak populer di kawaasan Arab (2%). Menariknya di Cina, Singapura, Hong Kong, Macau, Taiwan, Jepang dan Korea Selatan sangat menonjol di kategori e-Commerce dan terdeteksi sebanyak 13%, sementara rata-rata global hanya 5%. Anak-anak di negara tersebut juga menggunakan perangkat lunak dan situs konten dewasa lebih banyak daripada anak-anak di kawasan lain.
Solusi keamanan Kaspersky Total Security dan Kaspersky Internet Security mencakup modul Parental Control yang membantu orang dewasa melindungi anak-anak mereka dari ancaman online dan memblokir situs atau aplikasi dengan konten yang tidak pantas. Kaspersky Lab juga menawarkan solusi Safe Kids yang memungkinkan orang tua memantau apa yang anak mereka lakukan, lihat atau telusuri secara online di semua perangkat, termasuk perangkat mobile, dan dapatkan saran bermanfaat tentang cara membantu anak berperilaku online dengan aman.

Tinggalkan Komentar Anda

Tulis komentar di sini